Bunga Untukmu


Aku menaburkan bunga dijalanmu

Kau melangkah dan mulai menginjaknya,

Satu persatu

Aku tidak bersedih bahkan ketika kau tak melihat bungaku

Aku justru khawatir jika kau akan tergelincir jika tak hati-hati

Meskipun aku hancur dan akan mati

Aku tak akan mampu beranjak dari jalan itu

Dan berhenti menabur bunga untukmu

Ada saat aku memang berharap

Kau tak lagi menginjaknya

Ambilah dan siman dalam taman hatimu

Agar aku dapat merekah bersama bungaku

Sampai musin berlalu

Dan bunga itu melayu

Kau masih tak menyadari

Bunga yang kutabur untukmu

Tapi aku tetap akan disini

Tak beranjak dari tempatku

Terus menabur bunga untukmu…

Cara membuat daftar isi otomatis pada wordpress


hhhmmm, zahra juga baru ne pake wordpress, sekarang kepengen ngeshare bagaimana cara membuat daftar isi otomatis pada wordpress.

Caranya buat tulisan (posting) baru atau halaman (pages) baru, kemudian pada mode [HTML] pastekan shortcode seperti terlihat dibawah :

  1. Login ke Admin WordPress anda.
  2. Pada sisi kiri halaman  klik menu [Posts] atau [Pages] > [Add New].
  3. Dan akan tampil halaman ‘Add New Post/Page’.
  4. Pilih mode [HTML].
  5. Kemudian masukan shortcode ini tanpa tanda / :

    [/archives]

  6. Setelah selesai, klik tombol [Save Draft] bila anda ingin menyimpannya dulu atau klik tombol [Publish] bila anda ingin menampilkannya pada halaman blog anda.

Contoh shortcode yang lain :

  1. Untuk membuat daftar isi dengan menu dropdown:[/archives format=option]
  2. Menampilkan arsip 12 bulan terakhir:[/archives type=monthly limit=12]
  3. Menampilkan arsip 12 bulan terakhir dengan menampilkan jumlah arsip:[/archives type=monthly limit=12 showcount=true]
  4. Menampilkan arsip 18 hari terakhir:[/archives type=daily limit=18]
  5. Menampilkan arsip 32 posting terakhir:[/archives limit=32]
  6. Menampilkan arsip 3 minggu terakhir:[/archives type=weekly limit=3]
  7. Menampilkan arsip 12 bulan terakhir dalam bentuk menudropdown disertai tampilan jumlah arsip:[/archives format=option type=monthly limit=12 showcount=true]
  8. Menampilkan arsip 17 minggu disertai tampilan sebelum dan sesudah text:[/archives type=weekly limit=17 before=' lama ' after=' baru ']

Keterangan :

  • Ingat! paste-kan tanpa tanda " / ".
  • Rubah nilai dan text yang dicetak merah diatas sesuai keinginan anda.
  • Untuk menaruhnya disidebar, gunakan widgets text.
  • Shortcode ini hanya berlaku di WordPress[dot]com.

sumber: bootingskoblog

Jalan


>

Jalan yang kulalui
Sulit dan terjal

Hidup yang kujalani
Rapuh dan goyah

Dunia yang kuhuni
Sesak dan suram

Hanya didekap kasihMu
Aku tenang

Jalan Hidup


>

Teringat aku pada masa itu
Dimana aku hidup mengalir
mengikuti lika-liku jalan yang ada

Lalu aku jenuh
dan terbersit dalam benak
untuk mencoba jalur lain

Aku menikmatinya
dan Tak kusadari
saat ini aku telah berjalan dan masih berjalan dijalur itu

Berbagai tempat telah aku lewati
Dan kini aku berada dalam persimpangan jalan
Arah mana yang akan aku pilih
Aku belum tau
Aku hanya terus berjalan dan berjalan
Berharap menemukan tempat untuk singgah

Aku tak tau pasti
kapan aku akan Terhenti
Semua yang pernah aku lalui
mempunyai kemungkinan yang sama untuk terulang

Tapi, aku tidak pernah menyesal
karena itu aku jadi tau

Tau, membuat aku semakin bersyukur
Tau, membuat aku berarti
Tau, membuat aku terus Berjalan
   

*Meskipun terkadang, aku ingin tidak mengetahui sesuatu yang aku tak mampu untuk mencernanya

Contact


Hello..

You can contact me, and we will reply quickly.

You can send an email messages to zahra_musy@yahoo.co.id

or you can send messages with yahoo massanger when admin online.


Hello world!


Welcome to Journal Campus Zahra, I hope you enjoy with the article in this blog.

Please Leave your comment after you read some article in here.

Don’t be a silent reader.

-Khamzahamnida-

Lamaran (itu terbyata) Bohong


Sebuah pagi setelah semalaman menempuh perjalanan, sampailah Banian (bukan nama sebenanrnya) ketempat yang di tuju [di sebuah desa, dekat tasikmalaya jawa barat]. Betapa senangnya Rurry (bukan nama sebernya) dikunjungi “Dosen” yang mencuri hatinya. [Perkenalan mereka terjadi dikereta api, beberapa hari sebelumnya]. Kedua orang tua Rurry juga merasa senang, apalagi ketika Banian menyampaikan pinangannya.

“Kedatangan saya jauh dari palembang hari ini adalah untuk mohon perkenan Bapak dan Ibu bersama seluruh keluarga untuk mengajak Dik Rurry hidup berumah tangga. Jika lamaran saya diterima, selanjutnya orang tua saya akan datang kemari guna melengkapi pinangan secara resmi.”

Rurry ditanya saat itu pula, bersediakah Rurry dinikahi Banian. Rurry menyembunyikan senyum sambil menganggukkan kepala. Tetangga terdekat diberitahu secara lisan atas adanya lamaran itu.

***

Banian sama sekali tidak mendapatkan hambatan apapun saat mengajak Rurry jalan-jalanke Tasikmalaya dengan alasan untuk memesan cincin pernikahan. Rurry Ho’oh saja, termasuk ketika Banian membelokkan kendaraannya kesebuah hotel.

“I love you,” bisik Banian ketika memeluk calon istrinya. Ucapan yan melambungkan angan-angan itu dijawab dengan tak kalah mesra.

“Mee too,” jawab Rurry.

“Bulan depan kita jadi suami-istri. Aku ingin lima anak. Tiga perempuan, dua laki-laki,” bisik Banian.

Rurry terbelalak amat mesra. “Lima ? Banyak sekali.”

Banian meraih tubuh gadis itu dan memeluknya.

“Kalau menurut kamu, sebaiknya berapa ?”

“Dua saja,” jawab Rurry. “Aku tidak sanggup kalau lima.”

“Kita lakukan sekarang, kamu setuju ?”

Rurry diam.

“Jangan sekarang. Besok saja kalau kita sudah sah menjadi suami-istri. Yang sekarang nyicil dulu,” ucap Banian.

Di kamar mandi, Banian berulang-ulang kali memberi sugesti bahwa hubungan sex lengkap belum boleh terjadi. Lalu dalam posisi memangku Rurry, Banian “menyelinap masuk.”

“Sorry, ngak sengaja masuk” kata Banian pura-pura kaget. (Plaaakkk, tamparan gratis untuk banian)

“Nggak apa-apa” Rurry tersenyum. (hhhhhhhhh….)

***

Sejak peristiwa di hotel itu, Banian yan mengaku mengambil cuti sepuluh hari menyempurnakan kegiatannya. Setiap kesempatan ketika rumah sedang sepi, ditinggal ayah ibunya yang berjualan di kepasar, digunakannya. Malam hari pun, Rurry menyelinap menyusul tidur bersama calon suaminya. Bahkan belakangan, ketika menjelang hari kesepuluh dan Banian harus berpamitan untuk pulang ke Palembang, orangtuanya membiarkan Rurry tidur dikamar depan [bersama Banian].

Esoknya, [dengan naik sepeda motor milik orangtua Rurry], Banian pamit pergi ke Tasikmalaya untuk beli tiket. Itulah saat terakhir mereka melihat wajah ngibul lelaki yang sejatinya hanya berprofesi sebagai calo terminal [di Jakarta] itu.

Semakin sempurna kekagetan orang tua Rurry ketika menyadari, sejumlah besar uang yang disimpan di almari ikut hilang bersama BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) kendaraannya yang hilang. Lenyapnya Banian bisa jadi [semakin] membuat bingung Rurry bila bulan berikutnya tidak kunjung “Tamu bulanan”-nya [Lantaran hamil].

credit : Langitkahawong@teleng
via : Do’a dan Dzikir Cinta
Rewrite by: Zahra at Diary-4share

Personal Opinion
Dari cerita diatas, kita bisa mengambil Hikmah bahwa :
1. Kita memang harus lebih dan lebih berhati-hati dalam bergaul dengan si dia
2. Berprasangka baik terhadap orang lain itu dianjurkan, tetapi hal yang paling penting adalah kita tahu siapa orang yang kita percaya
3. Kehidupan remaja memang rentan terhadap pergaulan bebas, akan lebih baik jika orang tua dapat mendukung agar anaknya tetap terjaga dalam kaidah agama. (semisal dalam cerita diatas, tidak mengijinkan anaknya tidur bersama apapun alasannya selagi belum terikat dalam tali pernikahan)
4. dan yang terakhir, tentunya berdo’a dan zikir agar iman kita tetap terjaga dan selalu dalam lindungannya.

Berikut zikir ala Yusuf a.s.


إنه هو السميع العليم


“Innahu huwas sami’ul alim.”
(Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi maha mengetahui.) Q.S Yusuf 12:34

*maaf gak ada harkatnya

Dan Hasilnya:
“Maka tuhannya memeperkenankan do’a yusuf dan Dia menghindarkan yusuf dar tipu daya mereka. Sesunggguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Q.S Yusuf 12:34)

keep enjoy, semoga ini manfaat.😀

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.